Rapat Koordinasi TPP tingkat Kecamatan Mesidah yang dilaksanakan oleh Korcam bertempat di kediaman salah satu PD Kecamatan Mesidah di Kampung Cemparam Lama, Kegiatan dihadiri TAPM Kabupaten Bener Meriah, PD dan PLD Kecamatan Mesidah. Kecamatan Mesidah merupakan wilayah pedalaman dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Akses menuju lokasi masih cukup sulit karena kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah pascabencana hidrometeorologi, sehingga perjalanan membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Rakor mengagendakan IST dan OJT terkait penginputan Data Pemanfaatan Dana Desa pada aplikasi Monev DD, penegasan hasil Zoom Meeting bersama TAPM Provinsi terkait pengendalian TPP, DRP dan Evkin Triwulan III, serta evaluasi DRP TPP Kecamatan Mesidah.
Kegiatan diawali penyampaian Koorkab TPP Kabupaten Bener Meriah mengenai hasil koordinasi bersama Direktorat Jenderal Kementerian Desa terkait pendataan Data Pemanfaatan Dana Desa, sekaligus refreshing fungsi TPP dalam memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa. Selanjutnya TAPM Kabupaten Bener Meriah bertindak sebagai pemateri sesuai bidang tugas masing-masing, meliputi Perencanaan, Pemanfaatan Dana Desa, BUM Desa dan PKK. Materi difokuskan pada tata cara pengisian dan pelaporan Data Pemanfaatan Dana Desa melalui aplikasi Monev DD dengan membahas menu-menu masing-masing bidang.
Dalam pelaksanaan IST dan OJT, TAPM memberikan penjelasan dan bimbingan langsung kepada TPP mengenai proses penginputan, kesesuaian data dengan kondisi pelaksanaan di desa, serta klarifikasi terhadap kendala yang ditemui. Kegiatan dilanjutkan mulai pukul 13.00 WIB dengan diskusi dan evaluasi bersama TPP yang difasilitasi TAPM. TPP menyampaikan berbagai kendala pendampingan di wilayah kerja masing-masing. Dari hasil diskusi masih ditemukan pelaksanaan musyawarah pembangunan desa yang belum sepenuhnya mengikuti setiap tahapan. TAPM memberikan penguatan agar TPP lebih optimal melakukan fasilitasi dengan mendorong proses musyawarah yang partisipatif, transparan dan akuntabel serta meningkatkan pemahaman terhadap fungsi dan tugas pendampingan.
Dalam diskusi juga dibahas kendala publikasi melalui media sosial TPP akibat jaringan komunikasi yang belum stabil pascabencana. TAPM mengarahkan agar publikasi tetap diupayakan secara maksimal dengan memanfaatkan lokasi yang memiliki jaringan lebih baik. Hasil evaluasi juga menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas TPP untuk memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi pendampingan, yang direncanakan ditindaklanjuti pada bulan berikutnya. Kegiatan ditutup oleh Koorkab dengan penegasan penyelesaian penginputan Data Pemanfaatan Dana Desa sesuai jadwal serta ketertiban pengisian DRP. TPP ditegaskan agar setiap DRP menggambarkan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan sesuai waktu dan kondisi sebenarnya serta menghindari ketidaksesuaian atau manipulasi laporan yang akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar