23/09/2026

IST KPM

Melaksanakan kegiatan In-Service Training (IST) dan On-the-Job Training (OJT) kepada Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) PIC Stunting yang berasal dari 10 Kecamatan di Kabupaten Bener Meriah, serta melibatkan beberapa Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari Kecamatan Bandar dan Kecamatan Bukit. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari penguatan kapasitas pendamping dan KPM dalam mendukung pelaksanaan P3S (Percepatan Penurunan Stunting) di Desa, khususnya dalam persiapan mengikuti Pelatihan eHDW Learning/Refreshment eHDW Learning 2026.



Materi IST dan OJT difokuskan pada persiapan proses pendaftaran peserta P3K Desa/KPM melalui aplikasi eHDW Learning, termasuk penjelasan mengenai tahapan pendaftaran, kelengkapan administrasi, serta mekanisme pengunggahan Surat Tugas KPM yang telah ditandatangani oleh Kepala Desa sebagai salah satu persyaratan peserta untuk mengikuti pelatihan eHDW Learning. Pendamping diberikan pemahaman mengenai tata cara memastikan dokumen yang diunggah sesuai ketentuan, dapat terbaca dengan jelas, serta sesuai dengan identitas peserta yang didaftarkan.


Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan simulasi praktik pendaftaran awal peserta secara langsung. Simulasi mencakup pengisian data peserta berupa nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor telepon/HP, alamat Gmail aktif, serta tingkat pendidikan calon peserta. Pada sesi OJT, peserta didampingi secara bertahap dalam melakukan pengisian data dan memeriksa kembali kebenaran informasi sebelum proses pendaftaran dilanjutkan. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan kesalahan input data dan memastikan kesiapan administrasi KPM sebelum mengikuti pelatihan.


Melalui kegiatan IST dan OJT ini diharapkan PD, PLD PIC Stunting, dan KPM memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme pendaftaran eHDW Learning, kelengkapan persyaratan administrasi, serta mampu memberikan pendampingan kepada KPM di wilayah kerja masing-masing. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan kesiapan pelaksanaan peningkatan kapasitas KPM dalam mendukung konvergensi pencegahan dan penanganan stunting di Desa.

18/09/2026

IST /OJT MONEV DD


Rapat Koordinasi TPP tingkat Kecamatan Mesidah yang dilaksanakan oleh Korcam bertempat di kediaman salah satu PD Kecamatan Mesidah di Kampung Cemparam Lama, Kegiatan dihadiri TAPM Kabupaten Bener Meriah, PD dan PLD Kecamatan Mesidah. Kecamatan Mesidah merupakan wilayah pedalaman dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Akses menuju lokasi masih cukup sulit karena kondisi jalan mengalami kerusakan cukup parah pascabencana hidrometeorologi, sehingga perjalanan membutuhkan waktu dan kehati-hatian. Rakor mengagendakan IST dan OJT terkait penginputan Data Pemanfaatan Dana Desa pada aplikasi Monev DD, penegasan hasil Zoom Meeting bersama TAPM Provinsi terkait pengendalian TPP, DRP dan Evkin Triwulan III, serta evaluasi DRP TPP Kecamatan Mesidah.

Kegiatan diawali penyampaian Koorkab TPP Kabupaten Bener Meriah mengenai hasil koordinasi bersama Direktorat Jenderal Kementerian Desa terkait pendataan Data Pemanfaatan Dana Desa, sekaligus refreshing fungsi TPP dalam memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa. Selanjutnya TAPM Kabupaten Bener Meriah bertindak sebagai pemateri sesuai bidang tugas masing-masing, meliputi Perencanaan, Pemanfaatan Dana Desa, BUM Desa dan PKK. Materi difokuskan pada tata cara pengisian dan pelaporan Data Pemanfaatan Dana Desa melalui aplikasi Monev DD dengan membahas menu-menu masing-masing bidang.

Dalam pelaksanaan IST dan OJT, TAPM memberikan penjelasan dan bimbingan langsung kepada TPP mengenai proses penginputan, kesesuaian data dengan kondisi pelaksanaan di desa, serta klarifikasi terhadap kendala yang ditemui. Kegiatan dilanjutkan mulai pukul 13.00 WIB dengan diskusi dan evaluasi bersama TPP yang difasilitasi TAPM. TPP menyampaikan berbagai kendala pendampingan di wilayah kerja masing-masing. Dari hasil diskusi masih ditemukan pelaksanaan musyawarah pembangunan desa yang belum sepenuhnya mengikuti setiap tahapan. TAPM memberikan penguatan agar TPP lebih optimal melakukan fasilitasi dengan mendorong proses musyawarah yang partisipatif, transparan dan akuntabel serta meningkatkan pemahaman terhadap fungsi dan tugas pendampingan.

Dalam diskusi juga dibahas kendala publikasi melalui media sosial TPP akibat jaringan komunikasi yang belum stabil pascabencana. TAPM mengarahkan agar publikasi tetap diupayakan secara maksimal dengan memanfaatkan lokasi yang memiliki jaringan lebih baik. Hasil evaluasi juga menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas TPP untuk memperkuat pemahaman terhadap tugas dan fungsi pendampingan, yang direncanakan ditindaklanjuti pada bulan berikutnya. Kegiatan ditutup oleh Koorkab dengan penegasan penyelesaian penginputan Data Pemanfaatan Dana Desa sesuai jadwal serta ketertiban pengisian DRP. TPP ditegaskan agar setiap DRP menggambarkan kegiatan yang benar-benar dilaksanakan sesuai waktu dan kondisi sebenarnya serta menghindari ketidaksesuaian atau manipulasi laporan yang akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

09/09/2026

RAPAT KOORDINASI TPP BUKIT


 *Rapat Koordinasi TPP Kecamatan Bukit*


Rapat koordinasi Dilaksanakan  bersama TPP Kecamatan Bukit dalam rangka penguatan koordinasi TPP untuk meningkatkan kualitas pendampingan dan pelaporan kegiatan di wilayah kerja. Kegiatan membahas beberapa hal yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pendampingan, khususnya tata cara pengisian Daily Report Pendamping (DRP), penginputan laporan kegiatan PKK, serta pemutakhiran data pada aplikasi Monitoring Dana Desa (Monev DD).


Dalam kegiatan tersebut disampaikan arahan agar pengisian DRP dilakukan secara tepat waktu, yaitu pada hari yang sama dengan pelaksanaan kegiatan. Pengisian pada hari berikutnya hanya dilakukan apabila terdapat kendala teknis, seperti berada pada wilayah blank spot atau terjadi gangguan sistem. TPP juga diarahkan agar memperhatikan kesesuaian antara durasi kegiatan dengan dokumentasi dan narasi yang dibuat. Untuk aktivitas pendampingan dengan durasi 8 jam, dokumentasi perlu menggambarkan pelaksanaan kegiatan pada waktu yang berbeda, misalnya dokumentasi pagi dan siang, sehingga tidak hanya menggunakan satu foto untuk menggambarkan aktivitas selama 8 jam. Narasi DRP harus lebih detail, konkret, dan menggambarkan rangkaian aktivitas pendampingan yang benar-benar dilaksanakan selama kegiatan.


Selain itu, disampaikan agar dokumentasi berupa foto yang menampilkan pendamping saat melaksanakan pekerjaan tetap dilakukan secara wajar dan relevan dengan aktivitas, baik dalam pertemuan, koordinasi, maupun kegiatan penyusunan dan penginputan laporan. Untuk laporan PKK, TPP diarahkan melakukan pengisian terlebih dahulu pada format Excel dan mengarsipkan dokumentasi pendukung untuk selanjutnya digunakan dalam proses penginputan atau pengunggahan ke aplikasi Monev DD setelah menu aplikasi tersedia dan lengkap.


Pada pembahasan Monev DD, ditekankan bahwa penginputan data pada aspek perencanaan dan penyaluran Dana Desa harus dilakukan secara lengkap dan sesuai dengan kondisi serta dokumen yang tersedia. Hasil koordinasi menyepakati bahwa TPP akan lebih disiplin dalam pengisian DRP sesuai waktu pelaksanaan kegiatan, melengkapi laporan PKK beserta dokumentasinya, serta memastikan data perencanaan dan penyaluran pada Monev DD dapat diinput secara lengkap sesuai tahapan dan ketersediaan menu aplikasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi dan peningkatan kualitas pendampingan serta tertib administrasi pelaporan TPP di Kecamatan Bukit.

02/09/2026

Kecamatan Gajah Putih,Gelar Peningkatan Kapasitas KPM

Melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah yang dilaksanakan pada Selasa, 1 September 2026, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Gajah Putih. Kegiatan diikuti oleh Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Gajah Putih.


Dalam kegiatan tersebut, TAPM Kabupaten Bener Meriah berperan sebagai pemateri. Materi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kampung, dengan memberikan pemahaman kepada KPM mengenai pentingnya keterpaduan program dan kegiatan dalam upaya pencegahan dan percepatanpenurunan stunting di tingkat kampung. Materi juga menekankan peran KPM dalam mendukung pendataan, pemantauan sasaran, serta keterpaduan intervensi oleh berbagai pihak di tingkat kampung.
Selanjutnya, Materi diarahkan untuk meningkatkan kemampuan KPM dalam memahami penggunaan aplikasi, melakukan penginputan dan pemutakhiran data, serta memahami pemanfaatan data eHDW sebagai salah satu bahan pendukung dalam pelaksanaan Rembuk Stunting. Dalam sesi ini juga dilakukan diskusi dan praktik terkait kendala yang dihadapi KPM dalam penggunaan aplikasi serta langkah yang dapat dilakukan agar data yang diinput lebih tepat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi di kampung.


Selain TAPM, kegiatan juga menghadirkan Sastrawani, SP dari Dinas PMK Kabupaten Bener Meriah sebagai pemateri Pengantar Penggunaan Aplikasi eHDW Versi 2.1. Penyampaian materi memberikan pemahaman dasar mengenai fungsi aplikasi dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses penginputan data.


Melalui pelaksanaan tugas sebagai pemateri, TAPM memberikan penguatan kapasitas kepada KPM agar mampu menjalankan perannya secara lebih optimal dalam mendukung konvergensi percepatan penurunan stunting. Kegiatan juga menjadi ruang untuk menggali permasalahan yang dihadapi KPM di tingkat kampung, memberikan penjelasan atas kendala yang disampaikan, serta mendorong pemanfaatan data dan Aplikasi eHDW secara lebih baik dalam mendukung pelaksanaan konvergensi stunting.

Monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan BUMDesa Kampung Pantan Lues, Kecamatan Gajah Putih, dengan melakukan pemantauan terhadap pengelolaa...