29/05/2026

KECAMATAN BANDAR GELAR DEKLARASI DAMAI PEMILIHAN REJE

 Monitoring pelaksanaan Deklarasi Damai oleh para calon Reje Kampung pada Pemilihan Reje Kampung Serentak di Kecamatan Bandar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya untuk menjamin pelaksanaan Pemilihan Reje Kampung Serentak se-Kecamatan Bandar dapat berjalan secara damai, tertib, aman, dan kondusif. Selain itu, seluruh calon reje juga menyatakan kesiapan untuk mentaati peraturan perundang-undangan dan tata tertib yang berlaku, serta siap menerima hasil pemilihan melalui proses yang demokratis dan berkeadilan.


Kegiatan deklarasi damai dilaksanakan di Aula Kantor Camat Kecamatan Bandar dan diikuti oleh seluruh calon Reje Kampung, unsur Pemerintah Kecamatan, serta perwakilan Pemerintah Kabupaten yang diwakili oleh Kabid Pemerintahan Kampung dan Mukim. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pentingnya menjaga stabilitas sosial masyarakat selama tahapan pemilihan berlangsung, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif di setiap kampung.



Pasca pelaksanaan deklarasi damai, dilanjutkan dengan koordinasi bersama Kasubbag Perencanaan Kecamatan Bandar terkait penyelenggaraan Pemerintahan Kampung pasca pemilihan reje secara serentak. Dalam koordinasi tersebut, TAPM menyampaikan agar setelah seluruh tahapan pemilihan selesai, dapat dilaksanakan pertemuan dan mentoring bersama seluruh reje terpilih. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman awal terkait pelaksanaan pembangunan dan tata kelola pemerintahan kampung yang baik, sehingga penyelenggaraan pemerintahan dapat berjalan sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku.


Selain itu, mentoring juga dipandang penting untuk memberikan penguatan kepada reje baru dalam memahami mekanisme administrasi pemerintahan kampung, pengelolaan pembangunan desa, serta menjaga stabilitas kelembagaan kampung. Hal ini diharapkan dapat menghindari terjadinya pergantian perangkat kampung maupun kader desa yang tidak sesuai prosedur, sehingga roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.

19/05/2026

BUMDES GAYO MANDIR,PENGGERAK EKONOMI DESA

 BUMDes Gayo Mandiri Kembangkan Potensi Desa Melalui Beragam Unit Usaha Desa Kenawat Redelong kecamatan Bukit, 19 Mei 2026 — Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gayo Mandiri terus menunjukkan perkembangan positif dalam mengelola potensi desa melalui berbagai unit usaha produktif yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satu unit usaha unggulan yang saat ini berkembang dengan baik adalah sektor perikanan budidaya yang didanai melalui Dana Desa Tahun 2025 sebesar Rp50.000.000.

Program budidaya perikanan tersebut kini telah berjalan dengan lancar dan memberikan hasil yang menjanjikan. Keberhasilan usaha ini tidak terlepas dari kerja sama yang solid antar pengurus BUMDes Gayo Mandiri dalam menjalankan pengelolaan usaha secara profesional dan berkelanjutan.






Ketua pengurus BUMDes Gayo Mandiri menyampaikan bahwa pengembangan usaha perikanan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa serta membuka peluang usaha baru bagi warga sekitar.

“Alhamdulillah, usaha budidaya perikanan yang dikelola BUMDes Gayo Mandiri saat ini berjalan dengan baik. Dukungan Dana Desa Tahun 2025 sangat membantu pengembangan usaha ini, ditambah kerja sama pengurus yang kompak sehingga program dapat berjalan sesuai harapan,” ujarnya.





Selain unit usaha perikanan, BUMDes Gayo Mandiri juga mengelola berbagai sektor usaha lainnya yang bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat. Adapun unit usaha yang saat ini dijalankan meliputi:

Sarana transportasi desa

Penyediaan sembako untuk kebutuhan dayah di sekitar lokasi

Penyewaan tratak untuk pesta dan kegiatan masyarakat

Pengelolaan kebun kopi

Rumah sewa

Penyewaan mesin molen untuk pekerjaan bangunan

Layanan Wifi desa


Keberadaan berbagai unit usaha tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Pemerintah desa juga berharap BUMDes Gayo Mandiri dapat terus berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa yang mandiri, inovatif, dan mampu memanfaatkan potensi lokal secara maksimal demi kemajuan masyarakat desa di masa mendatang.


"Ipoel"

15/05/2026

TPP KABUPATEN BENER MERIAH,GELAR RAKOR KABUPATEN






Kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Bener Meriah dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan koordinasi, konsolidasi, serta evaluasi terhadap perkembangan pelaksanaan kegiatan pendampingan di lapangan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh TPP Kabupaten Bener Meriah dan menjadi wadah untuk membahas berbagai isu strategis, perkembangan program, serta kendala yang dihadapi dalam proses pendampingan desa.






 Kegiatan diawali dengan arahan dan pembukaan oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) Bapak Alpata yang menyampaikan pembahasan terkait PTO 191 mengenai honorarium dan operasional TPP. Dalam arahannya disampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian seluruh pendamping, khususnya terkait pemenuhan administrasi, kedisiplinan pelaporan, serta mekanisme yang harus dipenuhi oleh seluruh TPP agar proses pencairan honorarium dan operasional dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya peningkatan kinerja, tanggung jawab, dan profesionalisme TPP dalam melaksanakan tugas pendampingan di desa masing-masing.
Setelah arahan Korkab, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pemaparan dan diskusi oleh seluruh TAPM sesuai dengan PIC masing-masing. Pada sesi ini dibahas perkembangan pemanfaatan Dana Desa (DD) Tahun 2025, termasuk progres pelaksanaan kegiatan di desa, capaian program prioritas, serta kesiapan perencanaan kegiatan Tahun 2026. Dalam pembahasan tersebut juga disampaikan berbagai kendala yang masih dihadapi di lapangan, baik dari sisi administrasi, pelaksanaan kegiatan fisik maupun pemberdayaan masyarakat desa.






Selain itu, rakor juga membahas keaktifan media informasi dan publikasi kegiatan pendampingan desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi dan penyebarluasan informasi kegiatan kepada masyarakat. Seluruh TPP diharapkan dapat lebih aktif dalam menyampaikan informasi perkembangan kegiatan desa melalui media informasi yang tersedia sesuai ketentuan dan arahan program.

Pembahasan selanjutnya terkait peningkatan kapasitas TPP, dimana seluruh pendamping diharapkan terus meningkatkan kompetensi, pemahaman regulasi, serta kemampuan teknis dalam mendampingi desa agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih optimal. Dalam kesempatan tersebut juga dibahas progres pemeringkatan BUMDes di masing-masing wilayah, termasuk perkembangan kelembagaan, pengelolaan usaha, serta kendala yang dihadapi dalam penguatan ekonomi desa melalui BUMDes.

Rakor juga menjadi sarana penyampaian berbagai permasalahan yang terjadi di desa, baik terkait tata kelola pemerintahan desa, pelaksanaan kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, maupun koordinasi lintas sektor. Seluruh peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan kondisi dan kendala di wilayah dampingannya sehingga dapat dicarikan solusi bersama melalui koordinasi dan pembinaan secara berkelanjutan.







Selain itu, perkembangan kegiatan penanganan stunting di lapangan turut menjadi pembahasan penting dalam rakor ini. Dibahas mengenai progres pelaksanaan kegiatan konvergensi stunting di desa, dukungan pemerintah desa terhadap program penanganan stunting, serta peran aktif TPP dalam melakukan pendampingan, koordinasi, dan fasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bener Meriah.

Melalui pelaksanaan Rakor TPP Kabupaten Bener Meriah ini diharapkan seluruh tenaga pendamping dapat meningkatkan sinergi, koordinasi, dan kualitas pendampingan di desa sehingga pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa dapat berjalan lebih efektif, tertib administrasi, tepat sasaran, serta sesuai dengan regulasi dan ketentuan yang berlaku.
 
"SALAM PEMBERDAYAAN "

08/05/2026

Ketahanan Pangan di desa

 

Desa Bumi Ayu yang berada di wilayah Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, menganggarkan Dana Desa Tahun 2025 untuk mendukung program ketahanan pangan masyarakat desa. Program tersebut difokuskan pada kegiatan menanam cabai dan berbagai jenis sayur-mayur sebagai upaya meningkatkan ketersediaan pangan serta mendukung perekonomian warga.

Kegiatan ketahanan pangan ini dilaksanakan melalui pemanfaatan lahan produktif milik desa dan masyarakat. Pemerintah desa bersama warga secara gotong royong melakukan penanaman cabai, kangkung, sawi, bayam, dan sejumlah tanaman hortikultura lainnya yang dinilai memiliki nilai ekonomis serta mudah dibudidayakan.

Kepala desa menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, serta membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Selain itu, hasil panen nantinya diharapkan dapat menambah pendapatan masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi desa.

Masyarakat Desa Bumi Ayu menyambut baik program tersebut dan berharap kegiatan ketahanan pangan dapat berjalan berkelanjutan. Dengan adanya dukungan Dana Desa Tahun 2025, pemerintah desa optimistis program pertanian berbasis masyarakat ini mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

MENUJU KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT

  Ketahanan Pangan Desa Cemparan Jaya: Pemanfaatan Dana Desa 2025 untuk Budidaya Cabe Libatkan Masyarakat Cemparan Jaya, Mesidah – Pemerin...