10/06/2026

Aktifitas Kedesa Bintang Berangun

 Melaksanakan kunjungan lapangan ke Kampung Bintang Berangun, Kecamatan Pintu Rime Gayo, dalam rangka fasilitasi pemberdayaan masyarakat desa, pengembangan ekonomi lokal, serta penguatan tata kelola pemerintahan dan kelembagaan desa. Kegiatan diawali dengan komunikasi sosial dan diskusi bersama Pemerintah Kampung, masyarakat, dan pelaku usaha guna mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakat sebagai bahan penguatan perencanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.



Hasil diskusi menunjukkan bahwa usaha kopi merupakan salah satu potensi unggulan Kampung Bintang Berangun yang memiliki prospek untuk terus dikembangkan. Masyarakat menyampaikan beberapa kendala yang dihadapi, antara lain kebutuhan peningkatan kapasitas usaha, penguatan pemasaran hasil produksi, serta pengembangan kelembagaan ekonomi yang mampu mendukung keberlanjutan usaha masyarakat. Menindaklanjuti hal tersebut, TAPM memfasilitasi proses identifikasi potensi dan kebutuhan masyarakat serta mendorong pemetaan potensi ekonomi desa sebagai dasar penyusunan rencana pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan. TAPM juga memfasilitasi koordinasi antara Pemerintah Kampung, pengelola BUMDes, dan masyarakat untuk mengkaji peluang penguatan kelembagaan ekonomi desa dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat.


Pada siang hari, TAPM menghadiri acara syukuran Reje Kampung terpilih yang diselenggarakan oleh masyarakat Kampung Bintang Berangun sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya proses pemilihan Reje Kampung. Kehadiran TAPM dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial dan penguatan hubungan kemitraan dengan Pemerintah Kampung, Petue Kampung, Imam Kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat guna mendukung penyelenggaraan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.


Dalam kesempatan tersebut, TAPM melaksanakan koordinasi dan fasilitasi bersama Reje Kampung terpilih, Petue Kampung, Imam Kampung, dan masyarakat terkait penyelenggaraan pemerintahan kampung yang efektif, partisipatif, transparan, dan akuntabel. TAPM memfasilitasi diskusi mengenai pentingnya pelaksanaan pembangunan yang berpedoman pada dokumen perencanaan desa, hasil Musyawarah Kampung, serta pengelolaan program dan kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat. TAPM juga memfasilitasi penyampaian berbagai aspirasi masyarakat, termasuk aspirasi kelompok perempuan, sebagai bahan masukan bagi Pemerintah Kampung dalam penyusunan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.


Dalam diskusi tersebut, Imam Kampung menyampaikan permasalahan terkait tulah Imam Kampung yang memerlukan perhatian pemerintah daerah. Selain itu, Reje Kampung terpilih menyampaikan permasalahan BUMDes yang berkaitan dengan pengelolaan aset dan hasil usaha yang belum tertata secara optimal. Menanggapi hal tersebut, TAPM melakukan identifikasi permasalahan serta memberikan fasilitasi awal terkait langkah-langkah pembenahan tata kelola BUMDes melalui penataan administrasi, inventarisasi aset, evaluasi unit usaha, serta penyusunan laporan pertanggungjawaban sesuai ketentuan yang berlaku.


Sebagai tindak lanjut, TAPM menyatakan kesiapan untuk terus memfasilitasi koordinasi dengan pihak terkait serta mendukung penguatan kapasitas Pemerintah Kampung dan pengelola BUMDes dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, pengembangan kelembagaan ekonomi desa, serta mendorong terwujudnya pembangunan dan kemandirian ekonomi masyarakat yang berkelanjutan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kecamatan Gajah Putih,Gelar Peningkatan Kapasitas KPM

Melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kecamatan Gajah Putih Kabupaten Bener Meriah yang dilaksanakan ...